MAIN MENU

Menyusuri Sungai Sekonyer

  • Menyusuri Sungai Sekonyer

Menyusuri Sungai Sekonyer

Salah satu jalur yang harus ditempuh menggunakan perahu  ketika menuju Taman Nasional Tanjung Puting adalah melewati Sungai  Sekonyer. Berangkat dari Teluk Kumai, Anda akan mulai memasuki sungai yang lebar dan panjang dengan air berwarna cokelat.  Di sekelilingnya ditumbuhi pohon Nipah yang sangat banyak.

Sungai ini rupanya mempunyai sejarah kepahlawan pada jaman penjajahan Belanda. Nama Sekonyer cukup asing di lidah kita. Ternyata nama tersebut merupakan nama kapal Belanda Lonen Konyer yang karam karena ditembak meriam oleh para pejuang yang bersembunyi di rimbunan Pohon Nipah. Peristiwa itu terjadi di tahun 1948 ketika Tentara Belanda kembali berusaha menjajah dan menggempur basis- basis gerilyawan Indonesia.

Peristiwa itu membuat masyarakat mengubah nama Sungai Buaya menjadi Sungai Sekonyer. Konon dikabarkan masih banyak penduduk setempat yang melihat bangkai kapal tersebut. Dipercaya masih mengandung unsur kekuatan gaib, maka bagi wisatawan yang melewati daerah tersebut diminta untuk tidak berkata sembarangan apalagi mengeluarkan kata-kata yang mengandung tantangan untuk penghuni kawasan tersebut. Larangan pula memukul pohon sembarangan apalagi buang air kecil sembarangan. Sebisa mungkin tiap wisatawan harus mengucap permisi dan menghindari jalan yang jarang dilalui.

 


Bagikan ini di :

Admin
Dinas Pariwisata Kabupaten Kotawaringin Barat

0 COMMENTS

LEAVE A REPLY

REKOMENDASI TOPIK